Monday, 29 August 2016

FILARIASIS (PENYAKIT KAKI GAJAH = ELEPHANTIASIS)

a. Etiologi
    Cacing - Filaria Bancrofti (Wucheria bancrofti)
                   - Filaria Malayi (Brugia Malayi)
                   - Timor microfilaria

b. Masa inkubasi
    antara 3 - 8 Bulan, kadang kadang 12 bulan.
c. Cara penularan
       melalui gigitan nyamuk : Culek fatigans
d. Gejala Penyakit 
     Cacing filaria sp hidup di dalam pembuluh-pembuluh dan kelenjar getah bening disertai dengan demam yang datang secara mendadak dan berulang ulang.
           peradangan dan penyumbatan-penyumbatan pada saluran getah bening menyebabkan bendungan lympha disebelah distal sehingga terjadi pembengkakan di :  Scrotum (kantung buah kemaluan pria), di kaki gajah. 
Bendungan dalam pembuluh getah bening dada (ductus thoracicus) akan menyebabkan pecahnya saluran lympha (chyluria = air kencing tampak seperti susu karena mengandung lemak dari lymph).

e. Filariasis di indonesia 
    penyakit Filariasis banyak terdapat di indonesia seperti di Pulau Jawa, Sulawesi, Timor.
f. Usaha pencegahan dan pemberantasannya

  1. Meniadakan sumber penularan dengan mencari  dan mengobati semua penderita.
  2. Pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang penyakit Filariasis :
  • Usaha pencegahannya (tidur berkelambu).
  • Perlunya pengenalan penyakit secara dini dan pengobatan yang segera.
  • Agar setiap anggota masyarakat turut aktif dalam usaha pemberantasan penyakitnya.
3.Memberantas Vektor penyakitnya yaitu       memberantas nyamuk Culex fatigans dan larvanya



No comments:

Post a Comment