LUKA (VULNUS )
Luka adalah Terputusnya hubungan jaringan karena sesuatu sebab.
Penyebabnya
- Kekerasan Tumpul.
- Kekerasan Tajam.
- Luka Bakar.
- Luka Tembak.
Luka Karena Kekerasan Tumpul
- Luka Lecet : Hanya Kulit yang Rusak. Pendarahan sedikit.
- Luka Memar : Jaringan Dibawah Kulit rusak, tapi kulit nya tidak luka.
- Luka robekan : Sering terjadi diatas bagian tulang. Pinggir dan dasar Luka tidak rata. Pendarahan Kurang dibandingkan dengan luka iris.
Luka karena kekerasan tajam
- Luka Tusuk : Biasanya Kecil, pinggirnya tajam dan dalam. Bila mengenai dada atau perut dapat mengenai alat-alat dalam seperti : Jantung, Paru-Paru, Usus, Hati, Limpa.
- Luka Iris : Tepinya Rata, Sudutnya tajam ,menganga bila kulitnya tegang.Biasanya Pendarahan Banyak.
- Luka Bacok : Lukanya sama dengan luka iris tapi lebih dalam; disebabkan karena.senjata yang besar misalnya golok.pendarahan banya.
- Luka bakar
Luka bakar dapat disebabkan karena :
1.Api 5) Sinar
2.Uap gas 6) Arus Listrik
3.Cairan panas 7) Petir
4.Zat-zat kimia
Luka Tembak
Lukanya Tergantung pada jenis senjatanya . pada tempat masuknya peluru biasanya luka berbentuk bulat, diameternya lebih kecil dari penampang Pelurunya. Ada bagian kulit yang tertekan masuk dan disekelilingnya didapati lingkaran yang tak lebar berwarna hitam .
Pada tempat keluarnya Peluru kulit agak terdorong ke luar, lukanya lebih besar dan lebih tak teratur. Bila pelurunya tak menembus akan didapati lubang masuknya saja.
Perdarahan dengan segala akibatnya yaitu shock yang dapat menyebabkan kematian. Infeksi yang disebabkan oleh mikro-organisme yang selalu terdapat diudara, debu debu tanah, dan benda-benda yang lainnya.
Hal-hal yang khusus sesuai dengan bagian tubuh yang terkenanya.
Pertolongan pada luka pada umumnya
- Cegah terjadinya infeksi dengan : Bekerjalah sebersih mungkin, misalnya cuci tangan dengan sabun atau alcohol 70%. Juga alat alat yang dipergunakan misalnya pembalut, gunting dan sebagainya harus steril.
- Pada luka luka kecil teteskanlah mercurochroom sampai pada pinggir luka. Obat ini janganlah dihapuskan dengan kapas ataupun bahan bahan lain.
- Tutuplah luka-luka dengan kain kasa steril atau pakailah pembalut cepat. Harus dijaga agar bagian pembalut yang akan mengenai lukanya jangan sampai terpegang.
- Bila lukanya mengenai perut atau dada, Sehingga ada alat-alat dalam yang keluar, janganlah dimasukkan kembali tutuplah bagian ini dengan kain kasa steril ataupun pembalut yang lebar.sebaiknya dibasahi dengan air hanga kuku.
- Hentikanlah perdarahan dengan :
Membalut setiap luka baik dengan pembalut tekan ataupun tourniquet.
Janganlah mengganggu bekuan darah yang terdapat pada luka-luka.
- Cegahlah terjadinya shock
Shock dapat terjadi karena banyak kehilangan darah ataupun karena rasa sakit yang hebat. Karena itulah hentikanlah setiap pendarahan dan hati-hatilah dalam memindahkan penderita, jangan sampai menyebabkan rasa sakit yang sangat, misalnya dalam memindahkan penderita patah tulang.
Baringkanlah penderita sehingga otak mendapat darah yang cukup (kepala jangan pakai bantal).
- Berilah minum bila penderita merasa haus dan dapat minum sendiri (masih sadar). Kecuali bila lukanya mengenai perut yang ada kemungkinan ususnya turut terkena, hanya mulutnya saja dibasahi.
- Istirahatkanlah bagian badan yang terkena.Misalnya dengan mempergunakan mitella (kain segitiga) bila mengenai lengan atau mempergunakan bidai pada penderita patah tulang.
- Selanjutnya kirimkanlah penderita ke Rumah Sakit atau ke Dokter.